Komunitas Belajar GURU BERGEMA berfokus pada pengembangan kompetensi Guru, dan optimalisasi dalam pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang kini telah bertransformasi menjadi Ruang GTK. Selain itu GURU BERGEMA turut memberikan dukungan dalam pengembangan literasi para pendidik, dan kegiatan berkarya melalui buku solo maupun antologi. Karya buku yang tentunya berorientasi pada kebutuhan belajar peserta didik, serta peningkatan mutu satuan pendidikan. Adapun Komunitas Belajar GURU BERGEMA terbuka untuk seluruh pendidik semua jenjang, baik negeri maupun swasta di seluruh nusantara.
Pada Sabtu 25 Januari 2025, GURU BERGEMA baru saja menggelar webinar berbagi praktik baik melalui Zoom Meeting dengan tema ”Ayo Cegah Kekerasa di Sekolah” dan ”Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi”. Kegiatan ini dimulai pada pukul 19.00-21.00 WIB, melalui Zoom Meeting yang dipandu oleh Ari Rahmawati selaku moderator dari Kabupaten Jawa Tengah.
Sebagai
Narasumber webinar Joice Mariani Dju, S.Pd (SD Inpres Menggit Timbi), Tia Deni
Setianingsih, S.Pd.I (SMP Negeri 1 Kalimanggis), Eka Kurnia, S.Pd (SDN 1
Kedungsari), dan Irvan Dedy (SMA Bakti Mulya 400 Jakarta) merupakan guru
sekaligus perwakilan penulis buku antologi sesuai tema webinar.
Zoom diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dan berjalan lancar dari awal hingga akhir. Bagi peserta yang hadir kemudian mengisi daftar hadir berhak menerima sertifikat sebanyak 4JP secara gratis. Adapun materi yang disampaikan adalah tentang isi buku yang pernah ditulisnya dan bentuk aksi nyata yang dilakukan di sekolah.
Joice salah satu Narasumber menyampaikan visualisasi di sekolah, termasuk peristiwa apa saja yang terjadi di sekolah atau di kelas, bagaimana keterlibatan pendidik akan hal tersebut. Menurutnya, kekerasan adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang merugikan fisik, emosional, atau psikologis pada peserta didik, guru atau staf sekolah.
Joice juga menjelaskan tentang jenis-jenis kekerasan yang terjadi antara lain verbal, bullying, dan kekerasan fisik. Menurutnya, penyebab terjadinya kekerasan itu ada dua, internal dan eksternal. Penyebab internal misalnya kesalahan siswa, perilaku siswa, adanya temperamen guru, serta kurangnya keterampilan menyelesaikan masalah.
Sedangkan penyebab kekerasan dari eksternal antara lain lingkungan keluarga yang kurang sehat, lingkungan sekolah yang kurang kondusif dan sebagainya. Upaya pencegahannya yaitu dengan melakukan sosialisasi dengan warga sekolah, serta membangun komitmen bersama. Selain itu upaya yang dilakukan yaitu menerapkan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan, guru juga harus melindungi dan mendampingi peserta didik dalam menghadapi masalah, tutup Joice.
Paparan
selanjutnya disampaikan oleh Tia Deni Setianingsih, Eka Kurnia, dan Irvan Dedy.
Semua Narasumber menyampaikan materi dengan jelas dan mudah dipahami, materi
yang sangat menginspirasi peserta yang hadir di ruang virtual.
Bagi peserta yang tidak dapat mengikuti secara live, maka dapat mengikuti melalui rekaman YouTube: https://youtube.com/@gurubergema?si=3GUbJbG0t5WXnYqK
Jangan lupa follow Kombel GURU BERGEMA di Ruang GTK agar tidak ketinggalan informasi terkini terkait Kombel GURU BERGEMA ini di: https://guru.kemdikbud.go.id/komunitas/Gn0zABqE9e?from=home
Instagram: https://www.instagram.com/gurubergema

